Tidak bisa dipungkiri bahwa indonesia merupakan negara yang penuh anugerah mulai pertanian hingga bahan baku industri semuanya ada dalam negeri ini, bahkan ketika belanda menjajah dan mengambil seluruh sumberdaya indonesia selama 350 tahun pun sampai sekarang sumberdaya tersebut tidak ada habisnya. namun penjajahan jaman dulu telah berubah dengan tidak mengambil sumberdaya indonesia dengan cara menjajah, namun dengan cara memanfaatkan keserakahan para pemimpin kita
Dengan dalih memajukan perekonomian indonesia, alur industrialisasi yang dikelola oleh para pengusaha indonesia namun tatap dikontrol oleh penguasa asing tetap manjamur di negeri ini. Mengapa mereka selalu meyakinkan pemerintah dan pemerintah pun seperti harus menuruti kemauan mereka menyatakan bahwa tolak ukur indonesia dianggap berhasil dimata dunia hanya lewat kemajuan industri??? Namun itulah kenyataannya seolah-olah tanpa industri negara ini akan menjadi mati
Negeri ini kaya akan warisan budaya dan gemerlapnya alam indonesia.namun pernahkah kita bangga akan budaya dan alam indonesia ini?? selama 32 tahun rezim soeharto mendikte bahwa industri adalah satu-satunya jalan. pernahkah kita berpikir bahwa seluruh daerah berpotensi untuk menjadi objek pariwisata yang berkelas internasial??
masyarakat pun seolah-olah telah pesimis bahwa budaya dan pariwisata tidak akan menjadikan indonesia maju. namun dengan kita intens memajukan dan mempromosikan pariwisata dan budaya khas indonesia selai menjadi jatidiri bangsa indonesia juga menjadi pintu masuk bagi orang asing untuk menghormati indonesia
Kita tidak lupa dengan klaim negara tetangga bahwa kesenian kita termasuk kesenian mereka, hal tersebut telah menjadi contoh bahwa budaya tidak dianggap sebagai warisan bangsa indonsia sebagai jatidiri oleh para penguasa indonesia sekarang. Tak luput juga hilangnya pulai sipadan dan ligitan. dua plau tersebut juga menyimpan potensi pariwisata yang berkelas internasional
mengapa kita tidak pernah mencontoh bagaimana pengelolaan budaya dan pariwisata di Bali?? Pada pulau bali devisa terbesar dan membuat pulau tersebut terkenal sampai ke mancanegara adalah lewat budaya dan pariwisata. saat ini pemerintah hanya puas dan menjadikan bali sebagi satu-satunya wisata yang dilihat dunia internasional semua even internasional di gelar disana. namun pernahkah pemerintah memperhatikan daerah wisata yang berpotensi bisa menjadi seperti pulau bali?? Rasanaya tidakk
lihatlah pulau lombok dengan dengan pesona alam yang mirip pulau bali namun sama sekali tidak disentuh oleh pemerintah pusat, pulau di daerah sulawesi yang kaya akan keragaan lautnya, pernahkah pemerintah kita memperhatikan dan mengoptimalkan seperti yang ada di bali........(bersambung)
Minggu, 21 Juni 2009
Rabu, 17 Juni 2009
sistem syariah; politik arabisasi di indonesia
sistem syariah telah menjelma sebagai suatu sistem yang diyakini menjadi pengganti dari sistem yang bersifat konvensional. Sistem ini berasal dari tata cara atau muamalah dari agama islam. Dimana dalam sistem muamalah yang diajarkan dalam islam sama sekali tidak ada unsur penindasan dan penzhaliman. Itulah semangat yang dibawa dalam sistem syariah yang sekarang marak sekali penggunaannya. Penggunaan tersebut bukan hanya kegiatan perekonomian pada perbankan namun telah menjurus pada kegiatan asuransi yang bernama asuransi syariah. Kita telah megenal bahwa konsep dari asuransi pada intinya adalah bertarung dengan nasib atau sesuatu yang tidak pasti. Sesuatu yang tidak pasti tersebut dalam bahasa yang lebih agamis secara konseptual disebut sesuatu yang gaib. Ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab secara konseptual dalam penerapan sistem syariah
1. Benarkah sistem ini secara konseptual yang mendalam dengan mengabaikan tata bahasa sangat berbeda?
2. Apakah sistem ini hanya sebagai alat politik untuk untuk memcapai tujuan yang tak terlihat?
3. Benarkah dengan penerapan sistem ini hanya akan menyuburkan kegiatan islamisasi atau arabisasi?
Namun ada beberapa hal yang perlu dicermati dalam penerapan syariah. Terutama dalam hal kegiatan asuransi syariah. Apapun segala sesuatu yang bermotif asuransi pasti berkonsep pada sesuatu yang tidak pasti akan terjadi, Dalam bahasa umumnya berjudi dengan nasib. Semua agama bukan hanya islam saja mengharamkan segala sesuatu yang namanya perjudian. Namun apa yang terjadi, dengan sistem asuransi syariah secara tidak langsung mempertaruhkan agama (syariah berasala dari konsep tata cara perekonomian berbasis islam)untuk lebih mengenalkan islam. Yang membuat sistem ini lebih terlihat berbeda justru pada pemakaian tata bahasa yang dipakai, tata bahasa tersebut penuh dengan bahasa arab. Namun secara konsep yang namanya asuransi tetap saja berjudi dengan sesuatu yang tidak pasti. Kalaupun itu diembel-embeli syariah apakah mampu asuransi syariah tersebut menjawab ketidak pastian nasib?
Dari analisis ekonomi secara umum dapat diambil beberapa hal perlu diperhatikan Perkembangan pemasaran dalam menggaet segmen pelanggan agamis Bukan tidak mungkin bahwa sistem ini hanya digunakan sebagai alat untuk menggaet segmen pasar yang lebih luas(islam) selain segmen konvensional. Mengingat ajaran islam pada awalnya sama sekali mengharamkan asuransi. Namun dengan embel-embel syariah mereka yang awalnya menganggap haram akan menghalalkan karena ada embel-embel syariah.
Runtuhnya sistem ekonomi konvensional yang ditandai dengan krisis global.Bukan tidak mungkin ini berkaitan dengan krisis global. Dimana dalam keadaan ini masyarakat (dalam konsepsei jawa dianalogikan dengan ratu adil) mulai mencari sistem ekonomi baru yang diyakini lebih abadi daripada konvensional. Para pemegang otoritas langsung menyodorkan sistem syariah.karena keadan yang panik tentang kondisi global semua pelaksana ekonomi mulai menggunakan sistem ini untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi
1. Benarkah sistem ini secara konseptual yang mendalam dengan mengabaikan tata bahasa sangat berbeda?
2. Apakah sistem ini hanya sebagai alat politik untuk untuk memcapai tujuan yang tak terlihat?
3. Benarkah dengan penerapan sistem ini hanya akan menyuburkan kegiatan islamisasi atau arabisasi?
Namun ada beberapa hal yang perlu dicermati dalam penerapan syariah. Terutama dalam hal kegiatan asuransi syariah. Apapun segala sesuatu yang bermotif asuransi pasti berkonsep pada sesuatu yang tidak pasti akan terjadi, Dalam bahasa umumnya berjudi dengan nasib. Semua agama bukan hanya islam saja mengharamkan segala sesuatu yang namanya perjudian. Namun apa yang terjadi, dengan sistem asuransi syariah secara tidak langsung mempertaruhkan agama (syariah berasala dari konsep tata cara perekonomian berbasis islam)untuk lebih mengenalkan islam. Yang membuat sistem ini lebih terlihat berbeda justru pada pemakaian tata bahasa yang dipakai, tata bahasa tersebut penuh dengan bahasa arab. Namun secara konsep yang namanya asuransi tetap saja berjudi dengan sesuatu yang tidak pasti. Kalaupun itu diembel-embeli syariah apakah mampu asuransi syariah tersebut menjawab ketidak pastian nasib?
Dari analisis ekonomi secara umum dapat diambil beberapa hal perlu diperhatikan Perkembangan pemasaran dalam menggaet segmen pelanggan agamis Bukan tidak mungkin bahwa sistem ini hanya digunakan sebagai alat untuk menggaet segmen pasar yang lebih luas(islam) selain segmen konvensional. Mengingat ajaran islam pada awalnya sama sekali mengharamkan asuransi. Namun dengan embel-embel syariah mereka yang awalnya menganggap haram akan menghalalkan karena ada embel-embel syariah.
Runtuhnya sistem ekonomi konvensional yang ditandai dengan krisis global.Bukan tidak mungkin ini berkaitan dengan krisis global. Dimana dalam keadaan ini masyarakat (dalam konsepsei jawa dianalogikan dengan ratu adil) mulai mencari sistem ekonomi baru yang diyakini lebih abadi daripada konvensional. Para pemegang otoritas langsung menyodorkan sistem syariah.karena keadan yang panik tentang kondisi global semua pelaksana ekonomi mulai menggunakan sistem ini untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi
ekonomi syariah = ekonomi liberal
tidak bisa dipubgkiri bahawa ekonomi syariah telah menjelma sebagi sebagai fenomena baru dalam dunia perekonomian diindonesia, bahkan semakin banyak perguruan tinggi yang membuka jurusa khusus untuk sistem syariah. sistem ini digadang0gadang sebagai sistem ekonomi yang mampu menggantikan sistem ekonomi liberalisme yang baru saja mengalami resesi global.
namun benarkah sistem ekonomi ini benar-benar berbeda dari sistem ekonomi liberal. ada lima pondasi sistem ekonomi liberal yaitu privatisasi aset pemerintah, peran pemerintah dalam penentuan kebijakan ekonomi hampir tidak ada, semua kontrol ekonomi dikendalikan oleh pasar bebas, hukum kegiatan ekonomi ekonomi dibuat secara global, kegiatan ekonomi berbicara secara global beserta hukum-hukum yang mengikat ekonomi tersebut
dari lima pondas ekonomi liberal tersebut ada satu pondasi yang bisa menjadikan sistem ekonomi syariah sama dengan sistem ekonomi liberal yaitu semua hukum ketentuan dlam kegiatan ekonomi sepenihnya berada dalam hukum global. kita sudah tau bahwa sistem ekonomi syariah mempunyai dasar yaitu syariat islam dimana dalam syariat tersebut mengatur semua kegiatan ekonomi nerdasarkan dari sisi agama islam. yang perlu ditekannkan disini adalah bahwa agama islam adalah agama seluruh umat di dunia yang bersifat global sehinnga jelas kalau ekonomi syariah yang mempunyai dasar syariat juga bebrbicara tentang masalah global. sistem ekonomi ini tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah karena dasar dan hukumnya berasal dari Al Quran dan Al Hadist.
dari sini dapat ditekankan bahwa ekonomi syariah tidak beda jauh dengan ekonomi neo liberal. yang berbeda cuma tatabahsa yang digunakan dan moment pemunculan sistem ekonomi ini
namun benarkah sistem ekonomi ini benar-benar berbeda dari sistem ekonomi liberal. ada lima pondasi sistem ekonomi liberal yaitu privatisasi aset pemerintah, peran pemerintah dalam penentuan kebijakan ekonomi hampir tidak ada, semua kontrol ekonomi dikendalikan oleh pasar bebas, hukum kegiatan ekonomi ekonomi dibuat secara global, kegiatan ekonomi berbicara secara global beserta hukum-hukum yang mengikat ekonomi tersebut
dari lima pondas ekonomi liberal tersebut ada satu pondasi yang bisa menjadikan sistem ekonomi syariah sama dengan sistem ekonomi liberal yaitu semua hukum ketentuan dlam kegiatan ekonomi sepenihnya berada dalam hukum global. kita sudah tau bahwa sistem ekonomi syariah mempunyai dasar yaitu syariat islam dimana dalam syariat tersebut mengatur semua kegiatan ekonomi nerdasarkan dari sisi agama islam. yang perlu ditekannkan disini adalah bahwa agama islam adalah agama seluruh umat di dunia yang bersifat global sehinnga jelas kalau ekonomi syariah yang mempunyai dasar syariat juga bebrbicara tentang masalah global. sistem ekonomi ini tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah karena dasar dan hukumnya berasal dari Al Quran dan Al Hadist.
dari sini dapat ditekankan bahwa ekonomi syariah tidak beda jauh dengan ekonomi neo liberal. yang berbeda cuma tatabahsa yang digunakan dan moment pemunculan sistem ekonomi ini
Langganan:
Postingan (Atom)
